Sabtu, 25 Februari 2012

Hukum Main POKER di facebook

Allah SWT telah memperingatkan dgn tegas mengenai bahaya judi ini di dalam surat Al-Maidah ayat 90 - 91

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالأنْصَابُ وَالأزْلامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ (٩٠) إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُوقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاءَ فِي الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَعَنِ الصَّلاةِ فَهَلْ أَنْتُمْ مُنْتَهُونَ (٩١)

Maksudnya 90. Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah[434], adalah Termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan. 91. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; Maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).

Sekalipun hiburan dan permainan itu dibolehkan oleh Islam, tetapi ia juga mengharamkan setiap permainan yang dicampuri perjudian, yaitu permainan yang tidak luput dari untung-rugi yang dialami oleh si pemain. Oleh kerana itu tidak halal seorang muslim menjadikan permainan judi sebagai alat untuk menghibur diri dan mengisi waktu lapang. Begitu juga tidak halal seorang muslim menjadikan permainan judi sebagai alat mencari wang dalam situasi apapun.

Mungkin ada beberapa orang di halaman ini yang suka bermain zynga poker sekadar untuk hiburan semata-mata. namun tidak menutup kemungkinan hal tersebut nantinya akan membawa kita ke dalam bisikan iblis. perlahan namun pasti nantinya akan menjerumuskan kita kedalam perjudian. mengikis sedikit demi sedikit kadar keimanan kita. perjudian itu juga dapat menimbulkan permusuhan dan pertentangan antara pemain-pemain itu sendiri, kendati nampak dari mulutnya bahwa mereka telah saling merelakan.

Sebab bagaimanapun akan selalu ada pihak yang menang dan yang kalah, yang dirampas dan yang merampas. Sedang yang kalah apabila diam, maka diamnya itu penuh kebencian dan dendam.marah kerana angan-angannya tidak dapat tercapai atau karena taruhannya itu sial, maka ia menyalahkan dirinya sendiri karena kekalahan yang dialami dan tangannya yang menaruhkan taruhannya dengan membabi-buta. bahkan ramai yang mengucapkan kata kata kotor dan cabul akibat tidak berpuas hati atau kalah dan" dibanned".

Judi Poker Adalah Judi Moden..hukum Haram, Segala benda yang ada Kait dengan Judi..sama ada Online atau Secara Langsung..Hukum Haram.

Yang terjadi selanjutnya adalah Kerugiannya itu mendorong pihak yang kalah untuk mengulangi lagi, dan berharap barangkali dengan mencuba lagi untuk yang kedua kalinya dapat menutup kerugiannya, yang pertama, kemudian jika kalah lagi maka akan semakin membuat sang pemain menjadi semakin ingin balas dendam. Sedang yang menang, karena didorong oleh seronoknya menang, maka ia tertarik untuk mengulangi lagi. Kemenangannya yang sedikit itu mengajak untuk dapat lebih banyak. Sama sekali dia tidak ada keinginan untuk berhenti. Dan makin berkurang pendapatannya, makin dimabuk oleh kemenangan sehingga dia beralih dari kemegahan kepada suatu kesusahan yang mendebarkan. Begitulah berkaitnya putaran dalam permainan judi dan tidak akan pernah selesai, sampai apa tidak tidak sanggup lagi / tidak ada lagi yang digunakan untuk bermain judi.

hobby ini merupakan bahaya yang mengancam masyarakat dan individu. Hobby ini menbazir waktu dan masa hidup dan menyebabkan si pemain-pemainnya menjadi manusia yang tamak, mereka mau mengambil hak milik orang tetapi tidak mau memberi, menghabiskan barang tetapi tidak dapat berproduksi.Selamanya pemain judi sibuk dengan permainannya, sehingga lupa akan kewajibannya kepada Tuhan, kewajibannya akan diri, kewajibannya akan keluarga dan kewajibannya akan ummat. Hiburan / permainan Zynga Poker ini dapat menaburkan benih permainan judi dengan segala macam cara.

Zinga Poker ...... !! Hiburan / Judi....?

1. Penjualan Chips (pengalihan taruhan uang dalam bentuk alat untuk bermain judi) di permainan Zinga Poker memang taruhannya bukan wang, tapi membeli chip dengan wang untuk bertaruh, bererti taruhannya juga dengan wang, tidak ada bezanya permainan poker Las Vegas yang mungkin kita pernah lihat di film-film dimana permainannya juga menggunakan chip yang kemudian ditukar dengan wang. lantas dimana bezanya? Permainan poker yang nyata di Las Vegas adalah sebuah judi yang haram, maka game Zinga poker online itu juga haram karena cara mainnya pun sama sepenuhnya.

2 yang mengatakan itu bukan haram bukan karena sudah kadung asyik memperoleh banyak keuntungan dari permainan ini lantas begitu sulit untuk menerima bahwa permainan ini haram.

Maaf abang, kalau taruhan tidak pakai modal bagaimana?

menjual chip itu kemudian untuk dipertaruhkan kembali dalam permainan tersebut, masih dalam kawasan judi bukan? kalaupun pelaku mengatakan ia tidak melakukan judi karena tidak mengeluarkan modal, tapi sejatinya ia justru sedang menjadi perantara dan berada ditengah-tengah para penjudi. masih berada di dalam sistem kemungkaran tersebut. mungkin sebagian orang menganggap tidak berjudi karena tidak mengeluarkan modal. akan tetapi jika kita bermain secara tidak langsung kita telah membantu menyuburkan taruhan perjudian itu sendiri.

Allah Swt berfirman Dalam Surat Al Maidah ayat 2 yang Maksudnya ".....Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya."

dengan kita ikut bermain maka kita juga ikut berperan aktif dalam meramaikan perjudian itu sendiri.

Syarat suatu hal dikatakan sebagai sebuah judi:
1. adanya harta yang dipertaruhkan;
2. adanya suatu permainan yang digunakan untuk menentukan pihak yang menang dan pihak yang kalah;
3. pihak yang menang akan mengambil harta (yang menjadi taruhan) dari pihak yang kalah (kehilangan hartanya).

jadi untuk poker itu jelas2 telah memenuhi ketiga unsur diatas. meskipun ada sahabat Anda yang bermain poker tanpa modal, tapi sesungguhnya permainan ini tetap mengambil wang pembayaran dari peserta lainnya untuk kemudian dipertaruhkan kembali. beza halnya kalau peserta sama sekali tidak dipungut biaya sepeser pun dan hadiah yang diberikan dari permainan ini murni berasal dari pihak sponsor. permainan ini benar-benar sudah membuming di kalangan remaja, hingga membutakan mereka.

Mari bersama kita hindari dari diri kita pribadi, keluarga / saudara, dan teman, agar sebaiknya menghindari permainan Zynga Poker ini...Nauzubillahi min zalik...

Perang qadisyah



Ketika peperangan di Qadisiyah, peperangan besar Kaum Muslimin di bawah pimpinan Panglima Besar Sa’ad bin Abi Waqash, salah seorang dari sepuluh orang sahabat Rasulullah SAW, di zaman Khalifah Umar bin Khattab, berhadapan dengan Kerajaan Persia di bawah pimpinan Panglima Rustum. Sebelum berperang terlebih dulu Panglima Rustum meminta untuk berunding. Sa’ad bin Abi Waqash mengangkat Mughirah bin Syu’bah jadi Kepala Delegasi memenuhi anjuran berunding itu. Sebelum Utusan Muslimin datang, Rustum menyuruh disediakan jemputan dan sambutan untuk Utusan Islam itu dengan meriah sekali. Tenda-tenda berlapis sutera, hamparan permaidani beraneka warna, senjata lengkap, pedang-pedang yang bersarungkan emas dan perak, bertahtakan ratna mutu manikam. Wazir (mentri) dan orang-orang besar dan Panglima-Panglima Perang memakai mahkota-mahkota bertatahkan intan berlian, Rustum sendiri bersemayam di atas sebuah singgasana keemasan berturang-turang dengan mutiara dan merjan.
Semuanya siap menunggu perutusan Islam. Timbulnya penyambutan seperti itu adalah karena salah sangka. Mereka menyangka bahwa orang-orang Arab itu jika telah melihat harta benda kekayaan yang begini besarnya, menyilaukan mata, akan kendor hatinya untuk melanjutkan perang. Lalu suruh saja mereka pulang saja ke negerinya dengan membawa “oleh-oleh”.Melihat kekayaan itu, pasti orang-orang Arab itu akan mundur dan semangatnya patah. Begitulah yang dipikir oleh Rustum.
Tetapi setelah melihat penyambutan yang seperti itu, dari jauh Ketua Utusan telah mahfum apa yang dimaksud musuh dengan penyambutan begitu. Lalu dia berbisik kepada anggota-anggota perutusan,”Kalian lakukan apa yang nanti aku lakukan!”
Ketua Delegasi langsung masuk ke dalam ruang penyambutan yang beralaskan permaidani tebal dan berturangkan sutera itu tanpa turun dari kudanya. Setelah sampai di tengah ruangan, baru ia turun dari kudanya dan anggota-anggota delegasipun serentak turun, sehingga hamparan-hamparan mahal itu diinjak-injak oleh kuda. Kemudian mereka memautkan kuda-kuda tunggangan mereka pada tonggak-tonggak tenda yang dipasang, sehingga berbisik-bisiklah para pengawal bahwa Utusan-utusan Arab ini tidak tahu sopan santun dan etiket pergaulan raja-raja.
Setelah berhadapan dengan Utusan Kaum Muslimin tersebut, dengan sombong dan angkuhnya, Rustum menegur, seakan-akan kata memerintah :
“Apa yang menarik hati kalian keluar dari negeri kalian lalu menyerang ke dalam negeri kami yang kaya raya ini? Apakah karena kalian kurang makan? Jika demikian, pulanglah kembali. Akan kami perlengkapkan persediaan makanana buat kalian.
Apakah karena kalian bertelanjang, tidak berkain dan berbaju? Jika demikian, pulanglah! Akan kami sediakan kain baju sampai memuaskan kalian.
Apakah karena kalian melarat miskin? Jika demikian, pulanglah, kami akan memberi anugerah emas perak buat kalian, supaya kalian mengecap kekayaan pula”.
Mughirah bin Syu’bah (salah seorang sahabat yang langsung mendapat didikan juga dari Nabi SAW, yang nyaris menempeleng utusan Quraisy, pada perundingan di Hudaibiyah di tahun keenam Hijriyah, karena ketika bercakap, utusan Quraisy itu mengangkat-angkat tangannya dihadapan Nabi SAW, sehingga nyaris tersinggung jenggot Nabi SAW). Mughirah lalu menjawab pertanyaan Rustum :
“Engkau salah sangka! Bukan untuk apa yang engkau sangka itu kami datang menyerbu ke negeri ini dan siap berjuang berkuah darah bersabung nyawa. Bukan karena lapar, bukan karena bertelanjang kurang kain, kurang baju, bukan karena kekurangan perhiasan dan kekayaan dan kemegahan. Sudah engkau lihat sendiri, sepeserpun tidak ada harganya bagi kami permaidani-permaidani tebal ini, emas perak yang engkau hidangkan ini, mahlota-mahkota yang berhiaskan ratna mutu manikam yang memberatkan kepala kalian ini, bantal-bantal penyenang duduk berhiaskan mutiara dan merjan. Omong kosong semua. Bahkan kami datang kepada kamu kemari karena kami mempunyai tugas yang diterima langsung dari Allah, untuk menyampaikan Kalaimatul Haq, Kata-Kata Kebenaran kepada kalian. Kalian hidupdalm jalan fikiran yang gelap selama ini! Kami datang hendak membimbing kalian kepada tempat yang terang. Kalian selama ini hanya budak-budak dari benda-benda itu.Kalau kalian mau menerima ajakan dan anjuran kami, negeri ini tetap di tangan kalian dan kami akan pergi ke tempat lain pula menyerukan seruan ini, dan sejak kini kita hidup bersama dalam satu keyakinan dan Iman, tidak ada kelebihan kami dari kalian dan tidak ada kekurangan kalian dari kami”.
Tetapi Rustum mendengarkan jawaban itu dengan sombong dan angkuhnya, sehingga perundingan gagal, dan peperangan hebat Qadisiyah yang terkenal itupun terjadi. Kedaulatan Persia yang megah, Kerajaan Bani Sasan yang telah berusia beratus tahun sebelum itupun jadi runtuh. Maka tidaklah menolong kuda, kendaraan berpelana berterawang emas, pedang jinawi bersalut emas, mahkota bertatah ratna mutu manikam. Tidaklah ada faedahnya sama sekali, berhadapan dengan suatu tentara yang baru bangkit, penih keimanan, tidak takut mati, yang pedangnya memutuskan leher musuh bukan karena sarungnya emas, tetapi karena tangan yang mengayunkannya kuat dan mata pedangnya tajam.