Cinta.
Mengapa harus selalu cinta-cinta ajha yang di
bahas ya..
Jawabannya mudah saja, karena segala aspek
kehidupan kita dipenuhi dengan cinta.
Tak lengkap rasanya bila tanpa cinta.
Maka cinta bisa diibaratkan sebagai nasi yang
menjadi kebutuhan manusia.
Tanpa cinta hidup ini terasa hampa.
Tanpa cinta hidup ini terasa gersang
meskipun di skeliling kita banyak tumbuhan.
Karena cinta adalah anugrah bagi setiap
manusia.
Namun, hampir 99% menusia ini
menyalahkan artinya dan hakikat cinta yang
sebenarnya.
Kita lupa bahwa cinta itu berasal dari sang
pemilik cinta.
Kita lupa bahwa cinta itu harus dihadiahkan
kepada sang yang berhak menerima cinta.
Kita lupa bahwa kita dilahirkan ke dunia ini
karena cinta.
Maka, Allahlah yang berhak kita cintai, dan
menggantungkan cinta kita hanya kepada-
Nya.
Cinta itu memang indah bila dirasakan
dengan maksiat.
Tapi cinta itu pahit bila dibalas dengan azdab
neraka.
Maka, berikan cintamu hanya kepada Allah,
bercintalah kepada-Nya dengan zdikir dan
shalatmu.
Karena di akhirat kelak, taka ada yang
mencintaimu kecuali Allah.
Berkat cinta Allah itulah engkau mendapat
Rahmat, dan berkat Rahmat itulah engkau di
masukan ke dalam Syurga.
Salam Redaksi
: Ilham Sujefri
Mengapa harus selalu cinta-cinta ajha yang di
bahas ya..
Jawabannya mudah saja, karena segala aspek
kehidupan kita dipenuhi dengan cinta.
Tak lengkap rasanya bila tanpa cinta.
Maka cinta bisa diibaratkan sebagai nasi yang
menjadi kebutuhan manusia.
Tanpa cinta hidup ini terasa hampa.
Tanpa cinta hidup ini terasa gersang
meskipun di skeliling kita banyak tumbuhan.
Karena cinta adalah anugrah bagi setiap
manusia.
Namun, hampir 99% menusia ini
menyalahkan artinya dan hakikat cinta yang
sebenarnya.
Kita lupa bahwa cinta itu berasal dari sang
pemilik cinta.
Kita lupa bahwa cinta itu harus dihadiahkan
kepada sang yang berhak menerima cinta.
Kita lupa bahwa kita dilahirkan ke dunia ini
karena cinta.
Maka, Allahlah yang berhak kita cintai, dan
menggantungkan cinta kita hanya kepada-
Nya.
Cinta itu memang indah bila dirasakan
dengan maksiat.
Tapi cinta itu pahit bila dibalas dengan azdab
neraka.
Maka, berikan cintamu hanya kepada Allah,
bercintalah kepada-Nya dengan zdikir dan
shalatmu.
Karena di akhirat kelak, taka ada yang
mencintaimu kecuali Allah.
Berkat cinta Allah itulah engkau mendapat
Rahmat, dan berkat Rahmat itulah engkau di
masukan ke dalam Syurga.
Salam Redaksi
: Ilham Sujefri

Tidak ada komentar:
Posting Komentar