Rabu, 23 Januari 2013

Puisi Buat Papa Dan Mama

Aku berdiri menggunakan toga ini Di sebuah jalan stapak yag gelap
Pandanganku  tertuju pada dua orang di kejauhan sana
Dengan senyuman yang tak asing di mataku
Dua orang yang sangat aku hargai
Dua orang yang sangat aku hormati
Aku cintai dan aku sayangi
Iya…
 Mereka papa dan mamaku
Dengan di sertai senyuman aku berjalan menghampiri mereka
Seiring dengan langkah terlintas di benakku
Atas apa yang telah mereka lakukan terhadap hidupku selama ini
Mama yang telah mengandungku  selama sembilan bulan
Mama yang sudah memperjuangkan hidup dan matinya hingga aku dapat hadir di dunia ini
Mama juga yang telah merawatku dengan penuh kelembutan dan kasih sayang
Papa yang telah mendidikku
Pap yang lera bekerja banting tulang
Ikhlas mengeluarkan keringatnya agar aku dapat menikmati hidup
Detik demi detik
Hari demi hari
Bahkan tahun demi tahun
Apakah yang dapatt aku lakukan untuk membalas mereka..?
Sering aku tutup kuping nggak mau dengarin nasehat mereka
Sering banget aku bohong kepada mereka untuk kepuasanku
Sering aku ngelawan jika mereka marah karena kenakalanku
Sering juga aku banting pintu di hadapan mereka jika mereka tidak mengabulkan permintaanku
Dan bahkan sering aku mengeluarkan kata-kata kasar yang nggak pantas mereka dengar dari bibirku
Dasar cerewet, kuno, kolot
Tapi apakah mereka memendam rasa dendam terhadapku
Tidak, tidak sama sekali
Mereka dapat tulus mema’afkan kekhilafanku
Mereka tetap menyanyangiku dalam setiap hembusan nafas mereka
Bahkan mereka  tetap menyebutka amaku dalam setiap do’a-do’a mereka hingga aku menjadi seperti sekarang ini
Ya tuhan..
Betapa  durhakanya aku
Tak sadarkah aku bahwa mereka orang yang sangat berarti dalam hidupku
Langkah-langkahku terhenti dihadapan mereka
Dan kupandangi papa dan mamaku, Inci demi inci
Badan yang dulu tegap, kekar kini mulai membungkuk
Rambut yang dulu hitam kini mulai memutih
Dan kulit mereka dulu kencang kini mulai berkeriput
Kutatap mata mereka yang berbinar-binar
Dan mulai meneteskan air mata bahagia
Air mata haru airt mata bangga meliahtku memakai toga ini
Ku cium tangan mereka
Ku peluk mereka sambil  bekata
Papa mama
Yang aku berikan hari ini tidak akan cukup membalaskan semua yang telah papa dan mama berikan selama ini padaku
Terimakasih pa, terimakah ma
Aku sayang papa dan mama sampai akhir hayatku.. * Karya Febi *

Tidak ada komentar: